Bukan Cinderella (apalagi yang kompleks)

Jangan panggil aku perempuan jika masih berkalang lelaki, tapi sebagai perempuan aku masih butuh lelaki untuk aku cinta (Nyai Ontosoroh, Bumi dan Manusia)

I don’t wanna be like Cinderella
Sittin’ in a dark old dusty cellar
Waiting for somebody, to come and set me free
I don’t wanna be like Snow White waiting
For a handsome prince to come and save me
On a horse of white, unless we’re riding side by side
Don’t want to depend on no-one else
I’d rather rescue myself

I can slay, my own dragon
I can dream, my own dreams
My knight in shining armour is me
So I’m gonna set me free

Someday I’m gonna find someone who wants my soul, heart and mind

I will be there for him just as strong as he, will be there for me
When I give myself then it has got to be, an equal thing

____________

Kawan, kadang segala hal yang indah tentang pernikahan mampu membutakan logika dan membuatnya seolah sebuah jalan keluar dari rutinitas kepenatan hidup. Sayangnya pernikahan bukan sebuah konversi dari kehidupan sekarang ke kehidupan yang baru. Pernikahan merupakan tahapan hidup, jadi bagaimana bisa menghadapi ujian tahap berikutnya jika yang sekarang saja belum lulus?  

Itu satu hal, disisi lain pernikahan juga salah satu bagian dari ketidakpastian hidup. Menikah-tidak menikah, jatuh cinta-patah hati, itu semua merupakan pilihan yang memiliki peluang yang sama. Mengasikkan bukan? Akan membosankan jika semua berjalan pasti-pasti saja. Ambil peluang dan perjuangkan, bersiap akan semua risiko yang ada. Berhasil atau patah, tak ada alat hitung yang dapat memastikannya. Konsekuensi merupakan sebuah keniscayaan, maka hendaknyalah dalam setiap ikhtiar harus selalu menuaikan pembelajaran. Jikalau pun patah, maka tegakkan bahu dan tersenyumlah. Simpan isakan untuk malam-malam pengaduan. Jadikan ia bahan baku doa, penguat dalam mengambil langkah selanjutnya.

Satu lagi, pernikahan hendaknya merupakan sebuah niat baik: penggenapan dien.  Maka perjuangkan niat baiknya..dengan menjaga niat baik pula.

#Aha, inibabling, janganikutikatasayajikatakpercaya, karnapenulispunbelummenikahdan tidaksedangjatuhtempodeadlinemenikah..hahaha.. eh, tetapmengaminkanjikaadayangmendoakan. Doa baik itu😀

#kadangsakingkompleksnyamasalahini, masihterbersituntukusahmenikahsaja, namuninisesatpikirtentu, jihadperempuanadadijalanini, bukanlainnya.

#jadi, jikamasihmemegangjanjisyahadat, ingatsaja: Q.S 4:32 

#lastbutnotleast, inibukancurcolandepresif, sekedarpengingatsaja, kadangasikngomonginini, tapijikakeseringantanpatemayangjelasbikinmales juga. Janganharapjikacurhatkesaya, makasayahanyamenjadipendengaryangbaik saja, atausekedarpendukungmelankolia. Strategiharusmunculdalammenyelesaikanmasalah. Sayangjikahiduphanyauntukrumpitakberujung.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s