and this is how those red marks were gone

-bright saturday morning here-

Entahlah..
Hanya -sekali lagi- terasa aneh. Seperti gurauan.
Dan memang sedari awal tampak seperti gurauan. Yang berubah serius. Jadi tidak lucu.

Mengarung waktu penuh tanya, gugatan, penasaran, harapan, ketidakjelasan yang meletihkan. Dan tangis yang terkasih.. Maaf..

Riang-menari-berputar-meloncat-meliuk-terjun-terhempas-tersengal menanjak-berayun-terjatuh

Bagai petualang hendak masuk dunia baru antah berantah, namun akhirnya terantuk palang pintu. Tetap saja menyisakan sakit kelabu. Dan rintik kecil berulang. Gerimis.

Sebentar reda. Ya. Pasti.

Allah, “…shalatku, ibadahku, hidup dan matiku..” (6:162)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s